Jujur, saya merasa kesal disebut sampah. Saya juga kesal setiap kali kata-kata saya tidak didengarkan. Saya juga kesal jika ide jenius saya dilecehkan.
Orang-orang yang merasa sudah dewasa tampaknya tidak siap menerima perubahan. Mereka terjebak dalam rutinitas. Sehingga ketika ada kaum muda yang punya ide gila untuk merubah dunia, mereka acuhkan.
Tapi, jika saya ikut memaki mereka, tentulah saya tidak bijaksana. Saya tidak mempermasalahkan siapa yang benar siapa yang salah di sini. Yang jelas pemilu sebentar lagi, dan saya menyaksikan pengundian nomor urut di metro tv. Yang saya ingin tekankan di sini adalah saya tidak gila.
Terima Kasih
Iya, iya. Fikri gak gila. Cuma lain daripada yang lain aja ah :P
Gitu aja ngambek. Haha.
Perlu saya tekankan, saya tidak mengambek.
Sampah
absolutely SAMPAH
Bisa dilihat kedewasaan masing-masing orang di sini. Ini adalah realitas.
Trash
Runtah
untuk yang ngga tau, runtah itu bahasa sundanya sampah :))
tenang fik, biarpun semua orang bilang sampah, pada kenyataannya posting anda kali ini mendapatkan komen terbanyak, hahahah